Menggenggam Cahaya

Just another WordPress.com site

SUMBER-SUMBER DANA – (BY : Husnil Khatimah – Manajemen Dualdegree UNP & UUM)

on March 20, 2011

SUMBER-SUMBER DANA
pendek dan kebutuhan dana jangka panjang


Sering diklasifikasikan :
Sumber dana jangka pendek

Sumber dana jangka menengah

Sumber dana jangka panjang

Matching Principle: sumber dana jangka pendek
sebaiknya digunakan untuk keperluan jangka
sebaiknya dipenuhi dengan sumber dana jangka
panjang
Sumber Dana Jangka Pendek.
Biasanya digunakan untuk memenuhi modal
Kerja:
1. Pendanaan Spontan
Merupakan sumber dana yang mengikuti
perubahan aktivitas perusahaan

Misal:
Perusahaan melakukan pembelian bahan dengan
jangka waktu pembayaran 2 bulan, apabila dalam
setahun pembelian sebanyak Rp 2.400.000
Rata-rata hutang dagang = Pembelian
Perputaran piutang

2.400.000 = Rp 400.000@6
3000.000 maka rata2 hutangnya Rp 500.000
Persyaratan pembayarn misal, 3/10-n/30

Apabila pembelian bahan meningkat 25% Rp
*Hutang merupakan sumber dana yang tidak
dibebani biaya, tetapi mengandung
opportunity cost
Opprtunity cost 3%.
Perlu mempertimbangkan suku bunga
pinjaman. Bila tingkat suku bunga pinjaman
lebih kecil maka potongan tunai tersebut bisa
diambil
Contoh Perusahaan dalam melakukan pembelian bahan bakunya setahun sebanyak Rp 500.000.000 syarat pembayaran. 2/10-n/30 dan bunga kredit jangka pendek 20% pertahun Besarnya opportunity cost:
OC = CD x 360 CD = cash discount
(1- CD) N N = jumlah hari setelah periode CD
= 0.02 x 360 = 36,73%
0.98 20
Discount efektifnya lebih besar dibanding dengan suku bunga pinjaman maka sebaiknya perusahaan membayar pada masa diskon

2.Pendanaan tidak Spontan : Sumber dana yang apabila diinginkan berubahmemerlukan proses negosiasi ( memerlukan perjanjian formal untuk memperolehnya),Antara lain:
a. Hutang bank ex; kredit modal kerja yaitu kredit rekening koran, kredit KUK
b. Commercial Paper : surat hutang yg dikeluarkan oleh suatu perusahaan untuk kepada investor memperoleh dana jangka pendek dan dijual.
Comercial Paper memiliki keunggulan:
1. Tingkat bunga lebih rendah
2. Tidak perlu menyediakan jaminan
3. Penerbitan relatif lebih mudah
4. Jangka waktu satu tahun dan bisa di roll over
Pembayaran bunga biasanya dilakukan dimuka sistem diskonto. Dana yang dibayarkan investor akan lebih kecil dibanding dengan nilai nominalnya. Formulasi yang biasa digunakan untuk menentukan berapa nilai yang dibayarkan oleh investor :
P0 = Nilai Nominal x 360
= 360 + (tk diskonto x hari diskonto)
Contoh: Comercial paper yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan dengan nilai nominal Rp 100.000.000 dengan jangka waktu 181 hari memberikan diskonto 18% setahun, maka nilai yang dibayarkan adalah:
= 100.000.000 x 360
= 360 + (0,18×181)
= Rp 91.701.055
Sumber Dana Jangka Menengah
Penggolongan ini didasarka pada kebiasaan maksimal 5 tahun
Ex: leasing, dan kredit bank yang berjangka


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: